Sabtu, 03 Januari 2009

NARKOBA

A. NARKOBA

1. Apa itu Narkoba ?
Menurut WHO (1982) semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen dimana dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh normal.
2. Istilah dari Narkoba atau Napza adalah narkotika, psikotropika dan bahan zat adiktif
3. Narkotika adalah zat / obat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintetis yang dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa , mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.
4. Psikotropika adalah zat / obat alamiah atau sintetis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku
5. Zat adiktif adalah bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis atau fisik. Misal : Alkohol , rokok, cofein.
• Penggunaan narkoba dengan jarum suntik
• Menggunakan 1 jarum untuk beberapa orang bergantian bergantian
• 65 % dari pengguna Narkoba (data RSKO)
• Umumnya setelah 2-4 tahun menggunakan narkoba lain
• Narkoba yang sering digunakan heroin dan shabu-shabu dan sedikit kokain
6. Kerja Narkoba :
Narkoba à Susunan Syaraf Pusat / Otak ada organ yang dapat memberikan informasi tentang siapa diri kita, apa yang sedang kita kerjakan dan apa yang telah kita lakukan .Susunan Syaraf Pusat juga mengendalikan beberapa fungsi penting pada organ tubuh yang mengatur detak jantung, tekanan darah, pernafasan à Fungsi ini akan terpengaruh jika seseorang menggunakan narkoba
7. Tujuan seseorang menggunakan narkoba
Apapun alasannya tujuan mereka mencari hal-hal yang menyenangkan, merubah perasaan atau mood (suasana hati) bagi orang tersebut.
8. Apa yang dimaksud obat terlarang (illegal)
• Dilarang secara hukum mis:heroin, ekstasi
• Dilarang dalam lingkungan tertentu: alkohol hanya untuk orang dewasa
• Secara umum dilarang tetapi tidak dilarang dalam lingkungan tertentu (valium harus dengan resep dokter)
9. Bagaimana Narkoba mempengaruhi seseorang.Tergantung dari :
• Dosis/banyak jumlah obat
• Frekwensi penggunaan
• Konsentrasi Obat/kandungan bahan
• Suasana hati/ mood ketika menggunakan
10. Cara Narkoba digunakan
• Dimakan, dihisap, dihirup melalui hidung, disedot melalui hidung
• Ditempel kekulit, disuntikan
• Melalui dubur, dll
11. Jenis dari Narkoba
• Menurut hukum : Narkoba yang legal dan yang illegal
• Menurut efek terhadap Susunan Saraf Pusat :
a. Stimulan : Merangsang / Meningkatkan kegiatan pada Susunan Saraf Pusat, Mempercepat proses mental.
Contoh; Ringan : ( kafein, nikotin ) ,Sedang : (efedrine ), Kuat : (amphetamin, kokain ).
• Efek dari stimulan
1. Menjadi sulit tidur 5. Meningkatkan kesiagaan
2. Menurunkan nafsu makan 6. Gelisah
3. Dada berdebar 7. Cepat marah, agitasi
4. Banyak bicara 8. Agresif
b. Depresan
• Menekan / Menurunkan kegiatan Susunan Saraf Pusat
• Memperlambat memperlambat proses mental sehingga menjadi rileks
Contoh : Alkohol, Opiat, Canabis, Barbiturat:( seconal ,amytal ,dll ), Tranquilliser: (valium mogadon, serapax ativan dll ), Solven/ Inhalan.
• Efek dari depresan
Rasa tenang nyaman, Rasa gembira oleh karena stress mental ditekan, Hilangnya rasa gelisah, Bicara lambat, Menurunnya koordinasi, Nafsu makan meningkat, Denyut jantung dan frek nafas menurun.
c. Halusinogen
Menyebabkan terjadinya hallusinasi, Mengubah persepsi dan pandangan terhadap sesuatu objek : membuat pemakai nya melihat/mendengar sesuatu terhadap hal yang sebenarnya tidak ada, sesuatu dengan persepsi yang berbeda.
Contoh: LSD =Lysergic Acid Diethylamide------ritual indian , Magic Mushrum, Mescaline, Ganja (mempunyai efekdepresan), Ekstasi (mempunyai efek stimulan))
• Efek dari Halusinogen
Efek sulit diprediksi (bad trip/ good trip), Distorsi persepsi pendengaran dan penglihatan, Sensasi tubuh yang aneh, Mengambang, Otot melilit, Pusing, mual, muntah, Peningkatan denyut jantung , nafas, tekanan darah.
12. Narkoba dan pengaruhnya pada otak
• Narkoba mempengaruhi cara kerja Sistem Saraf pusat (SSP) dan Sistem Saraf Tepi (SSO)
• Otak adalah organ yang menerima, memberi informasi
• Sistem Syaraf Pusat mengendalikan beberapa fungsi tubuh tek darah, denyut jantung, nafas (sehingga ikut berpengaruh bila menggunakan)
• Otak mempunyai ribuan sel yang menerima pengaruh narkoba yang bisa berbeda pada tiap orang sehingga bisa menghasilkan efek yang tidak sama pada setiap pengguna.
13. Istilah pada pengguna Narkoba
Toleransi, Adiksi, Gejala Putus obat,Pemakaian narkoba ganda.
14. BERBAGAI ISTILAH SEPUTAR NARKOBA
• Sakaw : sakit karena lagi 'nagih'.
• BD : sebutan untuk bandar narkoba.
• Parno : paranoid karena ngedrugs.
• Junkies : sebutan untuk pecandu.
• Relaps : kembali lagi ngedrugs karena 'rindu'.
• Bong : alat mengisap shabu.
• O-de : over dosis.
• PT : sebutan lain putauw (heroin).
• Ngubas atau nyabu : pakai shabu-shabu.
• Bedak/etep putih : sebutan lain putauw/heroin.
• Wakas : ketagihan.
• Pakauw : pakai putauw.
• Kipe/cucauw/nyipet/ ngecam : nyuntik/memasukan obat ketubuh.
• Pedauw/badai : teler/mabok
• Ubas : shabu.
• Kertim : kertas timah.
• Afo : aluminium foil.
• Bhironk : orang Nigeria/pesuruh.
• Insul/spidol : alat suntik.
• Paket/pahe : pembelian heroin/putauw dlm jml kecil.
• Gauw : gram.
• Sperempi : ¼ gram.
• Setangki : ½ gram.
• Giber/giting/gonjes : mabok/teller.
• Hawai/cimeng/rasta/ulah/gele/buda/stik : ganja.
• Selinting : 1 batang rokok/ganja.
• Inex : Ecstasy.
• Amphet : amphetamine
• Snip : pakai putauw lewat hidung (dihisap).
• Ngedrag : baker putauw diatas timah.
• Bokul : beli barang.
• Gepang : punya putauw/ heroin.
• Gitber : giting berat/mabok berat.
• Spirdu : sepaket berdua.
• Betrik : dicolong/ nyolong.
• Koncian : simpanan barang.
• BB : barang bukti.
• Coke : kokain.
• Jokul : jual.
• Bokauw : bau.
• Kurus : kurang terus.
• Gantung : setengah mabok.
• BT/snuk : pusing/ buntu.
• Boat/ boti : obat.
• Abses : salah tusuk urat/bengkak.
• KW : kualitas.
• Mupeng : muka pengen.
• Pyur : murni.
• BT : Bad Trip (halusinasi yang serem).
• Teken : minum obat/pil/kapsul.

15. Dampak penyalahgunaan narkoba
Dampak individu ( Jasmani dan Ketergantungan ), Keluarga, Sosial, Negara dan Bangsa, fisik/jasmani , Gangguan Susunan Syaraf Pusat, Gangguan jantung dan pembuluh darah, GangguanKulit , Gangguan Saluran pencernaan, Gangguan endokrine , Gangguan fungsi seksual, Gangguan pada otot penurunan fungsi otot, HIV/AIDS, Hep C .
16. Ciri-ciri Pengguna Narkoba dan Minuman Keras
Bertindak kasar,tidak sopan,suka marah tak terkendali, Mencuri uang di rumah, toko, Selalu mengenakan kacamata gelap pada saat tdk tepat, Suka mengasingkan diri dlm waktu lama,berkali-kali, Berat badan turun drastis, Sering dikunjungi oleh orang tdk dikenal.

NARKOTIKA
Narkotika adalah zat kimia / obat yang mengandung candu yang dapat menimbulkan rasa mengantuk /tidur yang mendalam. Obat ini dapat memperangaruhi kesadaran, memberi dorongan yang dapat berpengaruh terhadap perilaku. Pengaruh yang lain berupa penenang, perangsang dan dapat menimbulkan halusinasi.
Jenis-Jenis Narkotika
• Ganja (Canabis Sativa, Mariyuana, Indian Hemp)
Mengandung Delta-9-tetrahydrocannabinol, Menimbulkan : Hilang Konsentrasi, Peningkatan ,denyut jantung, Depresi, Hilang Keseimbangan , Nama lain : Marijuana, Gele, Cimeng, Kangkung
Yang digunakan daun dan ujung tangkai, dipotong-potong kemudian dikeringkan dan digunakan melalui rokok.
Macam – macam ganja, antara lain :
Ganja tembakau, Hasish (getah ganja) diperoleh dari penyulingan tumbuh-tumbuhan ganja, Tetrahydro (THC) kadar tertinggi pada bunga yang mulai mekar, ini mempunyai unsur aktir sebagai hallucinogenit substance (zat yang menjadi penyebab halusinasi / khayalan) pada seseorang.
Gejala-gejala keracunan ganja, antara lain : Hilang kesadaran, Hilangnya kemauan / semaangat, Mempunyai impian yang aneh-aneh, Mengalami halusinasi, Melakukan tindakan-tindakan tanpa disadari, Mata merah .
Gejala-gejala ketagihan, antara lain : Rasa gelisah, Rasa cemas, Konsentrasi terganggu, Malas bekerja .
Pengaruh buruk dari penggunaan ganja, antara lain :
 Euphoria yaitu rasa kegembiraan yang tidak sesuai dengan kenyataan.
 Dellirium yaitu menurunya kondisi tubuh
 Halusinasi yaitu keadaan si pemakai mengalami khayalan yang hebat.
 Weakness yaitu melemahnya kondisi fisik dan psikis
 Drowsines yaitu kesadaran merosot, mabuk dan ingatan kacau
 Koma yaitu semakin merosot, baik fisik maupun psikis yang akhirnya akan membawa kematian.
• Candu
Bagian tumbuhan Papaver Somniferum yang digunakan adalah buah yang hampir masak dari pangkal hingga ujung buah. Setelah getahnya menguning diolah menjadi candu metah. Macam – macam candu, antara lain :
 Candu Metah :Bahan yang diperoleh dari hasil sadapan dan belum diolah lebih lanjut sehingga masih berupa candu metah. Bentuknya lembek dan warna kecokelat-cokelatan, seperti aspal.
 Candu Masak : Candu metah yang sudah diolah lebih lanjut (dimasukkan monfhesilk) disebut candu masak. Pada candu masak, bagian kulit dan daun-daun kecil sudah tidak kelihatan warnanya cokelat atau sampai kehitaman barbau langu.
• MORPHINE
Morpine adalah zat utama yang berkhasiat yang terdapat pada candu mentah dan sudah diolah secara kimia. Daya kerja morpine 5 samapi 10 kali lebih kuat dari candu. Dalam penjualannya, morpine dicampur dengan tepung gula, tepung kina dan tablet APC yang dihaluskan.
• HEROIN
Diperoleh dari morpine yang diolah secara kimia, berbentuk serbuk / kristal, juga batangan / padat.Zat Adiktif yg berbahaya. Bentuk:Butiran,Tepung, Cairan.Nama lain PUTAUW.
Gejala-gejala keracunan candu, morphine dan heroin antara lain : Nafas sesak dan lambat , Denyut jangtung lambat, Mual-mual dan muntah, Nafsu makan hilang, Pingsan, Meninggal dunia
Gejala-gejala ketagihan candu, morphine dan heroin ini berlangsung kira-kira 10 hari , antara lain :
( Badan keluar keringat , Keluar cairan dari hidung, Keluar air mata terus menerus, Badan gemetar , Gelisah, Tidak dapat tidur, Tidak mau makan, Muntah-muntah disertai mencret, Otot mengalami kejang-kejang ).
Pengaruh buruk dari penggunaan candu, morphine dan heroin, antara lain :
Menyebabkan kematian (dosis tinggi) , Ketrgantungan fisik maupun psikis (selalu ingin mendapatkan), Berprilaku seenaknya sendiri , Cara pemakaiannya makin meningkat takarannyaTimbul komplikasi, seperti penyakit kulit, paru-paru, saluran pernafasan, lever, ginjal, jantung, penyakit kekurangan gizi dan lain-lain.

SHABU-SHABU (Ice)
( Menimbulkan:Impotensi,halusinasi,kerusakan jantung,stoke ). Nama lain:Kristal , ubas, mecin.
• INHALEN (Ngelem)
Dihirup: Lem, Tiner, Cat , Menimbulkan: Hilang Daya ingat, Mudah Memar dan Berdarah, Kram otot, Kerusakan jantung
• JENIS – JENIS OBAT DAN ZAT TERLARANG
1. VSP
2. Fepper Upper Pep Fillis adalah istilah yang digunakan untuk narkotika yang memberikan perasaan vitalitas. Yang sering digunakan remaja adalah AMPHETAMIN dan METHAMPETAMIN adalah obat “pendorong” stimulan menimbulkan : gelisah,tekanan darah tinggi, sering , pingsan,paranoid yg mendalam Nama lain: Amphet (Amphetamin) ,ekstasi, speed, whizz, billywhizz (Methapetamin)
Obat-obatan yang mengandung amphetamine, antara lain : Beusadrine, Dexodrine, Desbutol dan Dexamicyl.
Narkotika lain yang termasuk VSP yang memiliki efek samping, antara lain : Cocain, Preludine dan Retaline.
3. SPEED adalah methope yang diinjeksikan dan dianggap narkotika yang berbahaya dan berakibat fatal. Narkotika ini adalah amphetamine yang dibuat secara ilegal yang dapat diinjeksikan.
4. DOMNS adalah narkotika yang membuat rasa ketegangan dan rasa mengantuk.
5. CODEIN
6. DAMEROL
7. METHADONE
8. EKSTASI
Menimbulkan:Diare,rasa haus berlebihan,hiperaktif,menggigil tak terkendali, mual disertai muntah-muntah. Nama lain: Inex, I , kancing
9. Obat Tidur dan Obat Penenang
Obat ini dapat menimbulkan depresant terdiri dari dua kelompok yaitu obat tidur dan obat penenang. Yang termasuk obat tidur adalah megadon, rahipal, madrax (MX), casadon, secanol dan yang termasuk obat penenang adalah valium, lebrium, mentalium, kalman dan pil BK.

B. ROKOK
1. MENGAPA REMAJA CENDERUNG INGIN MEROKOK
karena keadaan yang mempengaruhi perkembangan mental emosional remaja:
 Lingkungan sosio emosional yang kondusif
Kematangan emosional ( penuh cinta kasih,simpati, empati, kesadaran diri, mampu mengendalikan emosi, tidak mudah tersinggung, tidak agresif, optimis, berfikir kritis dan kreatif.
• Lingkungan sosio emosional tidak kondusif
Kecemasan, perasaan tertekan, agresif, melarikan diri dari kenyataan.
2. REMAJA MEROKOK PADA UMUMNYA DISEBABKAN :
( Tidak berfikir rasional, Mencari identitas ( jati diri), Ingin diakui / dihargai / dipuja, Ingin mencoba, Rasa setia kawan, Mudah terpengaruh )
3. MENGAPA HARUS BERHENTI MEROKOK
Merokok berlebihan dapat mengakibatkan kematian 10% penduduk dunia. Tahun 2030à kematian 50% perokok dan separuh dari yang meninggal adalah diusia produktif. Dari 1 batang rokok yang dibakar menghasilkan 4000 bahan kimia yang berbahaya, diantaranya:
( Tarà karsinogen, Nikotinà zat adiktif , Karbon Monoksida(CO)à mengikat hb )
4. PENYAKIT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN MEROKOK
Kanker paru,Kanker kandung kencing,Kanker usus dan rahim, Kanker mulut dan tenggorokan,Kanker pankreas, Kanker payudara, Bronchitis khronik, Stroke, Osteoporosis, Penyakit jantung, Kemandulan dan Impotensi, Keguguran, melahirkan bayi cacat, Gangguan lambung, Penyakit gusi , Gangguan mata .
5. ROKOK DAN GANGGUAN KESEHATAN JANGKA PENDEK
Mulut kering, Nafas berbau, Meningkatnya denyut jantung dan tekanan darah, Gangguan pencernaan, Kulit kusam, Bau badan tidak sedap
6. AKIBAT PAPARAN ASAP ROKOK
• Polusi ruangan mengakibatkan : Iritasi mata / hidung, sakit kepala , batuk, sesak nafas dan tenggorokan serak
• Pada wanita hamil yang bukan perokok akan terjadi penurunan pertumbuhan janin dan kematian bayi
• Asap rokok dari sebatang rokok yang dibakar mengandung:
2 Kali lebih banyak nikotin, 3 Kali lebih banyak tar, 5 Kali lebih banyak CO

7. SIAPA PEROKOK AKTIF DAN PASIF
• Perokok aktif à orang yang mengkonsumsi rokok.
• Perokok pasifà orang yang tidak merokok tapi menghisap asap rokok.
Dari pada asap rokok yang dihisap, kemudian dikeluarkan lagi dari mulut / hidung perokok.Resiko perokok pasif dibandingkan orang yang tidak pernah menghisap asap rokok :
30 % penyakit jantung dan 25 % kanker.
8. JENIS ASAP ROKOK
5 X CO, 4 X CARCINOGEN, 3 X NIKOTIN, 46 X AMONIA
9. IBU HAMIL YANG JADI PEROKOK PASIF :
Keguguran janin, Kematian bayi dalam kandungan, Perdarahan
10. BAYI YANG JADI PEROKOK PASIF :
Gangguan pernafasan, Gangguan perkembangan kecerdasan, Leukimia, Kanker otak, Penyakit telinga
11. Dari 1 batang rokok yang dibakarà 4000 racun
 Kelompok gas : CO, menghambat pengikatan Hb-O2
 Kelompok zat padat : Nikotin dapat menyempitkan pembuluh darahà Stroke dan serangan jantung, Tar dapat menyebabkan kanker.
12. PENYAKIT YANG DITIMBULKAN AKIBAT MEROKOK :
1. Kanker Paru :
Bahan kimia didalam rokok yang merupakan penyebab kanker paru adalah Tar. Adaempat jenis kanker paru , yaitu :Karsinoma epidermoid, Adenekarsioma, Karsinoma sel besar, Karsinoma sel kecil.
2. Penyakit Jantung :
Kebiasaan merokok dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, tingginya kadar lipid / lemak dalam darah dan lain-lain. Penyebab jantung koroner adalah penyempitan / tersumbatnya pembuluh darah yang menuju ke jantung, sehingga mengakibatkan serangan jantung mendadak. Ada dua asap rokok yaitu nikotin dan gas CO, asap rokok mengandung 0,5 % - 3 % nikotin. Nikotin menggangu jantung, membuat irama jantung tidak teratur.
3. Menggangu Kehamilan
Seorang ibu yang biasa merokok sangat mengganggu pada anak yang akan dilahirkan. Banyak dimungkinkan dapat meninggal dunia pada bulan-bulan berikutnya.
Gejala-gejala keracunan merokok, antara lain : Kepala pusing, Mual-mual, Keluar keringat dingin, Tangan gemetar, Badan terasa lemah
GANGGUAN MEROKOK :
KESEHATAN
 INFEKSI SALURAN
 EMPHYSEMA
 HIPERTENSI
 JANTUNG KORONER
 IMPOTEN
 SUSAH TIDUR PERFORMA

 GIGI KUNING
 KULIT PUCAT
 RAMBUT KUSAM
 KERUTAN DAHI
 CAHAYA MATA
 EMOSIONAL

1. BAGAIMANA MENCEGAH REMAJA UNTUK TIDAK MEROKOK
Peringatan kesehatan pada setiap bungkus rokok, Dilarang merokok ditempat umum, Memutuskan apakah merokok bergaya atau berbahaya, Mengembangkan keterampilan psikososial, Menerapkan Kawasan bebas rokok di sekolah, Contoh tauladan dan pengawasan, Penegakan hukum, Meminimalisir tempat merokok.
2. CARA EFEKTIF UNTUK BERHENTI MEROKOK (bagi yang sudah terlanjur merokok):
Niat yang yang kuat dari diri sendiri, Cari alasan kuat untuk berhenti merokok, Tetapkan tanggal untuk berhenti merokok, Singkirkan asbak/rokok, Minta dukungan teman & keluarga, Lakukan beberapa cara : ( Cara 1 : Langsung berhenti, Cara 2: Penundaan menghisap rokok pertama, Cara 3: Pengurangan bertahap.

Usaha – usaha unutk berhenti merokok, antara lain : Jauhkan dari rokok, Mandi air hangat 3 X sehari, Olahraga dengan baik dan teratur, Banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran segar, Jangan terlalu lama menahan lapar, Hindari makan makanan yang mengandung bumbu, Jauhkan diri dari ragu-ragu untuk berhenti merokok.
Upaya pencegahan dan penanggulangan agar siswa tidak merokok, antara lain : Kantin disekolah dilarang menjual rokok, Memberi penjelasan tentang bahaya merokok bagi kesehatan, Merazia siswa agar tidak membawa rokok.

3. KEUNTUNGAN TIDAK MEROKOK
Lingkungan udara bersih yang banyak mengandung O2, Memperkecil risiko terkena penyakit, misalnya serangan jantung, stroke, impotensi dan kemandulan karena endapan nikotin di pembuluh darah, Terhindar dari kanker yang disebabkan Tar, Nafas dan badan tidak berbau, Kulit muka tetap segar, Terhindar dari batuk-batuk dan sesak nafas, Memperkecil biaya yang tidak diperlukan.

C. MINUMAN KERAS
Minuman keras adalah minuman yang mengandung alkohol, seperti ethanol / ethil alkohol. Minuman keras seperti wiski, brandy, bir, anggur, jenever, bols dan champagne, mempunyai kadar alkhohol yang sangat tinggi kurang lebih 30 – 40 % (100 cc minuman mengandung 30 – 40 cc alkohol ).
Alkohol yang bersal dari minuman keras mudah sekali masuk ke dalam aliran darah melalui pernafasan sehingga pernafasan sehingga pernafasan berbau alkohol dan sebagian kecil dikeluarkan lewat air seni. Selama dalam aliran darah alkohol akan mempengaruhi fungsi otak. Bila kadarnya tinggi maka otak dan susunan saraf dapat mengalami keracunan sehingga pikirannya akan terganggu (mabuk), bicara tidak karuan dan jalannya sempoyongan. Alkohol dapat menimbulkan kerusakan hati dan selaput lendir lambung sehingga peminumnya mudah terserang penyakit liver dan mag. Orang yang ketagihan alkohol akan gemetar, perasaan resah, bingung dan perut mual. Pil penenang bisa menimbulkan kematian jika di campur dengan alkohol.
Konsentrasi Alkohol dalam Darah Akibat yang Ditimbulkan
0,1 %
0,2 %
0,3 %
0,4 %
0,5 % Umumnya masih tampak normal (kurang pengaruhnya)
Sudah tampak terjadinya gejala intoksikasi atau keracunan
Pingsan dan gangguan pernafasan
Pingsan dan gangguan jantung
Akan terjadi kematian.

Faktor-faktor penyebab penggunaan minuman keras :
a. Sekedar ikut-ikutan teman sepergaluan untuk mengikuti zaman
b. Lingkungan keluarga yang sudah mempunyai tradisi minum alkohol secara turun menurun.
c. Sebagai pelarian, yang bertujuan meringankan / melupakan suatu masalah yang sedang dihadapi.
d. Rasa ingin tahu dan mencoba mencicipi seperti teman-temannya yang peminum.
e. Agama yang lemah dan akhirnya mudah terpengaruh.
f. Kondisi menganggur, karena tidak ada kegiatan yang terarah seperti kuliah, kursus, bekerja / berwiraswasta.
Akibat kecanduan minuman beralkohol akan merusak hati dan bagian-bagian lain, seperti :
Perut terisi air, Bila terjadi kerusakan pada hati, kulit dan mata berwarna kuning, Terasa kesemutan terus menerus bila terjadi kerusakan pada saraf tepi, Peradangan lambung dan tukak lambung, Kerusakan pada jantung.
Masalah narkoba merupakan acaman yang sangat serius bagi kehidupan generasi muda sebagai penerus bangsa. Baerdasarkan survei BNN (Bandan Narkotika Nasional ; 2005), jumlah penyalahan narkorbadi Indonesia telah mencapai 3,4 % dari total penduduk. Dan yang lebih memprihtinkan lagi, ditemukannya usia termuda yang melakukan tindak pidana ini adalah umur 7 tahun.
A. PENYEBAB PENYALAHANGUNAAN NARKOBA
1. Sisi Pengetahuan
Tidak adanya pendidikan atau pengetahuan yang ditanamkan sejak dini tentang apa itu Narkoba dan bahayanya, serta bagaimana cara memeranginya.
Seharusnya pendidikan tentang narkoba itu dimulai sejak masa anak-anak, kalau perlu diadakan mata pelajaran tentang narkoba di sekolahan, sebelum mereka terjebak dilingkungan yangn membahayakan.
2. Sisi Sosial Keluarga
Hubungan yang kurang harmonis antara anak dan orang tua menyebabkan anak mencari pelarian dan bergaul dengan orang-orang yang tidak baik. Bila dibandingkan dengan anak yang dibesarkan dengan perhatian penuh dari orang tua, anak yang kuarang mendapat perhatian memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mencoba atau menyalahgunakan Narkoba.
3. Sisi Pergaulan (teman bermain)
Penyebab utama dilingkungan pergaulan yang biasanya terjadi pada penggunaan narkoba adalah :
 Untuk sekedar iseng dan mencari kesenangan.
 Supaya diterima dilingkungan tempat bermain atau teman bermain.
 Coba-coba sekedar ingin tahu rasanya dan beranggapan bahwa mencoba sekali tidak akan ketagihan (kurang percaya diri).
 Melarika diri dari kenyataan hidup yang pahit atau trauma masa lalu (putus cinta, hubungan antara anak dan orang tua yang tidak harmonis).

B. TIPS BUAT ORANG TUA
Ada beberapa tips buat orang tua untuk mengenali perubahan atau gejala yang terjadi pada anak apabila terlibat/pemakai narkoba :
1. Prestasi belajar menurun tajam
2. Membolos sekolah, mereka yang mulanya rajin sekolah, sering kita jumpai tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas.
3. Menjadi pemalas, eggan mandi
4. Badan kurus, muka pucat dan kuyu
5. Meninggalkan ibadah, mereka yang tadinya rajin beribadah menjadi malas beribadah, bahkan meninggalkannya sama sekali.
6. Suka mengancam dan merusak barang.
7. Menjual barang, mencuri / terlibat tindakan kriminal.
8. Sering pulang larut malam, bahkan tidak pulang.
9. Sering mengurung dan mengunci diri dalam kamar (berlama-lama)
10. Sering dijumpai beberapa alat untuk menggunakan narkoba, antara lain : alat suntikan, kertas timah (alumunium foil) yang berasal dari rokok, alat yang disebut “bong” alat ini khusus untuk menghisap shabu-shabu yang terdiri dari tabung gelas dan dua buah sedotan.

Upaya Pencegahan dalam arti primer dapat diupayakan dirumah, disekolah atau dilingkungan sosial masyarakat. Salah satu caranya ialah :
 Perlunya pendidikan dan penyuluhan sejak dini, mulai dari rumah, sekolah dan lingkungan masyarakat tentang bahaya narkoba.
 Bagi pemakai narkoba, setelah mengalami proses hukum, kemudian dimasukan ke panti rehabilitasi penyalah gunaan narkoba.
 Bagi produsen dan pengedar, dikenakan sangsi yang seberat-beratnya sampai dengan hukuman mati.

C. HUKUMAN DAN DENDA BAGI PENYALAHGUNA NARKOBA
Dari dasar Undang – Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 1997 tentang narkotika, pengguna dan pemilik serta pengedar narkoba dapat dikenakan hukuman sebagai berikut,
 Pengguna Narkoba
Dapat dikenakan hukuman penjara 1 sampai 4 tahun, sesuai dengan pasal 85
 Pemilik Narkoba
Dapat dikenakan hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah), sesuai dengan pasal 78 ayat 1 (b)
 Pengedar Narkoba
Sesuai dengan pasal 84, pengedar narkoba akan dikenakan hukuman penjara dari 5 tahun sampai 10 tahun dengan denda sebesar Rp 250.000.000,- (dua juta lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp 750.000.000,- (tujuh ratus lima puluh juta rupiah)
 Produsen / pembuat Narkoba
Akan dikenakan hukuman penjara 7 tahun samapi seumur hidup dan denda sebesar Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) samapai dengan Rp 1.000.000.000,- ( satu miliard rupiah), sesuai dengan Undang – Undang Narkotika pasal 80 ayat 1 (a).

Comments :

0 komentar to “NARKOBA”

Poskan Komentar

 

Copyright © 2009 by PENJASORKES